Waktu dan Doa Niat Puasa Dzulhijjah

Waktu,Doa Niat, dan Tata Cara Puasa Dzulhijjah, Apakah Bisa dgabungkan Niat Qadha ?

Bulan Dzulhijjah sudah tiba dan umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan ibadah jelang Idul Adha 2025. Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan adalah berpuasa, khususnya ada tiga jenis puasa utama yaitu puasa Dzulhijjah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah.

Kemudian jika masih ada “utang” puasa Ramadan yang belum terbayar? Ternyata ada solusi yang memungkinkan umat Islam mendapatkan pahala berlipat ganda dengan menggabungkan niat qadha (ganti) puasa Ramadan dengan puasa sunnah Dzulhijjah.

Jadwal Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah 2025

Berdasarkan Kalender Hijriah 2025 yang diterbitkan Kementerian Agama RI, 1 Dzulhijjah 1446 H bertepatan dengan 28 Mei 2025. Dengan demikian, jadwal puasa sunnah di bulan ini adalah:

Advertisement
  • Puasa Dzulhijjah: 28 Mei – 3 Juni 2025 (tanggal 1-7 Dzulhijjah)
  • Puasa Tarwiyah: 4 Juni 2025 (8 Dzulhijjah)
  • Puasa Arafah: 5 Juni 2025 (9 Dzulhijjah)

Jadwal Puasa Dzulhijjah 2025

  • 1–7 Dzulhijjah (28 Mei – 3 Juni 2025): Puasa sunnah Dzulhijjah
  • 8 Dzulhijjah (4 Juni 2025): Puasa Tarwiyah
  • 9 Dzulhijjah (5 Juni 2025): Puasa Arafah

Niat Puasa Dzulhijjah 

1. Niat Puasa Dzulhijjah

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذُوالْحِجَّةٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma syahri dzulhijjah sunnatan lillaahi ta’aala.

Artinya: “Aku berniat puasa bulan Dzulhijjah, sunnah karena Allah Ta’ala.”

2. Niat Puasa Tarwiyah

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu sawma tarwiyyata sunnatan lillahi ta’ala

Artinya: “Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah Taala”.

3. Niat Puasa Arafah 

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ‘arafata sunnatan lillaahi ta’aala.

Artinya: “Aku berniat puasa Arafah, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Bolehkah Menggabungkan Niat Qadha dengan Puasa Sunnah?

Menurut pandangan ulama Nahdlatul Ulama, bagi yang masih memiliki tanggungan puasa Ramadan, lebih utama untuk mengutamakan qadha terlebih dahulu.

Namun, jika puasa qadha dilakukan bertepatan dengan hari-hari istimewa seperti sembilan hari pertama Dzulhijjah, seseorang tetap dapat meraih keutamaan pahala puasa sunnah meskipun niat utamanya adalah membayar utang puasa.

Hal ini berarti umat Islam bisa menggabungkan dua niat sekaligus yaitu menunaikan kewajiban qadha sambil berharap mendapat pahala dari keistimewaan hari-hari mulia tersebut.

Sayyid Bakri Syatha dalam kitab I’anatut Thalibin menjelaskan bahwa berpuasa di hari-hari istimewa seperti awal Dzulhijjah tetap akan mendatangkan keutamaan meski niatnya untuk puasa qadha. Bahkan tanpa perlu niat ganda, seseorang bisa meraih dua kebaikan ini:

  • Pahala ibadah wajib karena melunasi tanggungan Ramadan
  • Keberkahan hari-hari istimewa karena berpuasa di waktu yang dianjurkan

Tata Cara Puasa Dzulhijjah

Tata cara puasa Dzulhijjah pada dasarnya sama seperti puasa sunnah lainnya, yakni dimulai dengan niat dan menahan diri dari terbit hingga terbenam matahari. Berikut panduannya:

1. Membaca Niat

Niat merupakan penegasan dalam hati untuk beribadah semata-mata karena Allah. Untuk puasa sunnah, niat boleh dilakukan sejak malam hingga sebelum tergelincir matahari, selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.

2. Mengakhirkan Sahur

Dianjurkan untuk makan sahur menjelang waktu subuh. Selain mengikuti sunnah Nabi, sahur juga bermanfaat menjaga stamina selama berpuasa.

3. Menahan Diri dari Pembatal Puasa

Hal-hal yang membatalkan puasa meliputi makan, minum, hubungan suami istri, serta muntah dengan sengaja. Selama berpuasa, umat Islam wajib menghindari hal tersebut agar puasanya sah.

4. Menjaga Diri dari Perbuatan Maksiat

Menurut Imam Al-Ghazali, hakikat puasa adalah menahan seluruh anggota tubuh dari perbuatan dosa. Karena itu penting untuk menjaga pandangan, ucapan, dan sikap selama berpuasa.

5. Berkata Sopan dan Tidak Sombong

Umat Islam dianjurkan menjaga lisan dan bersikap santun selama berpuasa. Jika ditawari makanan, cukup menolak dengan cara baik tanpa merasa lebih unggul.

6. Menyegerakan Berbuka

Begitu adzan maghrib berkumandang, sebaiknya segera membatalkan puasa. Menyegerakan berbuka termasuk bagian dari sunnah Nabi dan mencerminkan sikap tidak mempersulit diri dalam beribadah.

Keutamaan Istimewa Puasa di Bulan Dzulhijjah

Puasa Arafah termasuk dalam amalan utama di 9 hari pertama bulan Dzulhijjah. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang berpuasa pada hari-hari ini akan dijauhkan dari siksa api neraka.

Tidak ada hari-hari yang amal shalih di dalamnya lebih dicintai Allah dibandingkan sepuluh hari pertama Dzulhijjah.

Dengan memanfaatkan momen istimewa ini, umat Islam yang masih memiliki tanggungan puasa Ramadan dapat “membunuh dua burung dengan satu batu” yaitu melunasi kewajiban sekaligus meraih keutamaan berlipat di hari-hari yang penuh berkah ini.

Advertisement