Tidak sedikit orang yang daftar naik haji untuk menjalankan ibadah, sehingga kuota keberangkatan haji sering tidak seimbang dengan jumlah pendaftar, mengakibatkan daftar tunggu yang semakin panjang.
Pada tahun 2025, Indonesia mendapat jatah inadah haji sebanyak 221.000 orang. Jumlah ini terdiri dari 201.063 jemaah haji reguler, 1.572 petugas haji daerah, 685 pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), dan 17.680 jemaah haji khusus.
Berdasarkan jadwal resmi yang beredar, pada kloter pertama jemaah haji dijadwalkan mulai memasuki asrama haji pada 1 Mei 2025 dan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 2 Mei 2025.
Kabar baiknya, para calon jemaah haji kini dapat dengan mudah memeriksa nomor porsi dan perkiraan jadwal keberangkatan mereka secara online.
Apa itu Nomor Porsi?
Nomor porsi adalah kode unik sepanjang 10 digit yang didapatkan setelah calon jemaah menyelesaikan pendaftaran dan membayar setoran awal. Kode ini menandakan bahwa seseorang telah resmi terdaftar sebagai calon jemaah haji reguler oleh Kemenag RI.
Nomor ini tercantum dalam berkas pendaftaran dari kantor Kemenag kabupaten/kota atau pada bukti setoran awal dari bank.
Cara Mengecek Nomor Porsi Haji Secara Online
Berikut langkah-langkah mudah untuk memeriksa nomor porsi:
- Kunjungi situs resmi https://haji.kemenag.go.id
- Cari dan temukan kolom “Estimasi Keberangkatan”
- Masukkan nomor porsi Anda
- Ketik kode Captcha untuk verifikasi
- Tekan tombol “Cari”
Setelah itu, sistem akan menampilkan informasi lengkap meliputi:
- Nomor porsi
- Nama calon jemaah
- Asal kabupaten/kota dan provinsi
- Posisi dalam kuota daerah
- Perkiraan tahun keberangkatan (Masehi dan Hijriah)
Cara Mengecek Nomor Porsi Haji Secara Online Via Aplikasi PUSAKA
Cara cek porsi haji juga dapat dilakukan melalui aplikasi Kemenag dengan langkah berikut.
- Unduh melalui Google Play atau App Store, kemudian buka aplikasi Pusaka.
- Gulir ke bawah pada menu “Layanan Publik“.
- Pilih menu “Estimasi Keberangkatan Haji“.
- Masukan 10 digit nomor porsi haji, lalu klik “Cari“.
- Halaman selanjutnya akan menampilkan hasil yang ingin diketahui.
- Hasil yang keluar berupa informasi estimasi keberangkatan dengan data berisi nomor porsi, nama, kabupaten/kota, provinsi, posisi porsi pada kuota provinsi/kabupaten/kota khusus, kuota provinsi/kabupaten/kota khusus, serta perkiraan keberangkatan tahun Masehi dan tahun Hijriah.
Jadwal Kegiatan Ibadah Haji 2025
- 1 Mei 2025 (3 Zulkaidah 1446 H): Masuk asrama haji.
- 2 Mei 2025 (4 Zulkaidah 1446 H): Pemberangkatan kloter pertama ke Madinah.
- 11 Mei 2025 (13 Zulkaidah 1446 H): Perpindahan jemaah dari Madinah ke Makkah.
- 16 Mei 2025 (18 Zulkaidah 1446 H): Akhir keberangkatan gelombang pertama ke Madinah.
- 17 Mei 2025 (19 Zulkaidah 1446 H): Awal keberangkatan gelombang kedua ke Jeddah.
- 25 Mei 2025 (27 Zulkaidah 1446 H): Akhir perpindahan jemaah gelombang pertama dari Madinah ke Makkah.
- 31 Mei 2025 (4 Zulhijah 1446 H): Penutupan keberangkatan gelombang kedua ke Jeddah dan penutupan Bandara Internasional King Abdul Aziz pukul 24.00 WAS.
- 4 Juni 2025 (8 Zulhijah 1446 H): Jemaah bergerak dari Makkah ke Arafah.
- 5 Juni 2025 (9 Zulhijah 1446 H): Pelaksanaan wukuf di Arafah.
- 6 Juni 2025 (10 Zulhijah 1446 H): Hari raya Iduladha.
- 7-9 Juni 2025 (11-13 Zulhijah 1446 H): Hari Tasyrik I hingga III.
- 11 Juni 2025 (15 Zulhijah 1446 H): Awal pemulangan gelombang pertama dari Makkah via Jeddah ke Indonesia.
- 18 Juni 2025 (22 Zulhijah 1446 H): Awal perpindahan gelombang kedua dari Makkah ke Madinah.
- 25 Juni 2025 (29 Zulhijah 1446 H): Akhir pemulangan jemaah gelombang pertama dari Jeddah.
- 26 Juni 2025 (1 Muharam 1447 H): Tahun baru Hijriah dan awal pemulangan gelombang kedua dari Madinah.
- 2 Juli 2025 (7 Muharam 1447 H): Akhir perpindahan jemaah gelombang kedua dari Makkah ke Madinah.
- 10 Juli 2025 (15 Muharam 1447 H): Akhir pemulangan jemaah haji gelombang kedua dari Madinah.
- 11 Juli 2025 (16 Muharam 1447 H): Akhir kedatangan jemaah haji gelombang kedua di Tanah Air.